My Task

Softskill

PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Apa sih pengambilan keputusan itu? Hmm.. menurut saya, pengambilan keputusan itu merupakan suatu hasil dari proses pemikiran dan pertimbangan yang dapat menentukan tindakan yang dilakukan seseorang.

Nah, disini saya akan berbagi cerita tentang pengalaman saat saya diharuskan untuk mengambil sebuah keputusan.

Seorang pelajar yang sudah lulus dari suatu sekolah, baik itu SD, SMP, ataupun SMA, pasti ingin sekali melanjutkan ke sekolah dengan akreditasi yang tinggi atau sering kita sebut sebagai sekolah unggulan..

Jujur, saya bukan orang yang suka memilih-milih dalam hal sekolah. Jadi sampai saat itu, saya belum sama sekali memikirkan mau masuk SMA mana. Tetapi, walaupun belum memikirkannya, mau tidak mau saya harus segera memikirkannya. Walaupun begitu, saya sempat ada sedikit keinginan untuk masuk SMA dengan akreditasi tinggi.

Suatu ketika, saat di rumah sedang membaca buku pelajaran, orang tua saya mulai bertanya ingin masuk SMA mana. Namun, berhubung belum memikirkannya, saya hanya menjawab “hmm.. bentar bu, lagi ngerjain tugas.”


Hari saat Ujian Nasional pun berlangsung. Setelah sebulan menunggu hasilnya, akhirnya nilai itu keluar juga dan saya sudah memutuskan untuk saya memilih untuk bersekolah di MAN (Madrasah Aliyah Negeri) 18 JAKARTA. Banyak teman-teman SMP saya yang bertanya, apa itu MAN?  Padahal letak MAN tidak begitu jauh dari sekolah SMP saya yang lama. Untuk masuk ke Madarasah tersebut, saya menjalani berbagai test, baik itu tes lisan, tulis, dan juga praktek sholat.. 

Perusahaan Multinasional
                                “PHILIPS”
Koninklijke Philips Electronics N.V. (Royal Dutch Philips Electronics Ltd.), biasa dikenal sebagai Philips, ialah salah satu produsen elektronik konsumen terbesar di dunia. Pada 2004, penjualannya sekitar  30,3juta dan mereka mempekerjakan 161.586 orang di lebih dari 60 negara. Philips diorganisasi dalam sejumlah divisi: Philips Consumer Electronics, Philips Semiconductors, Philips Lighting, Philips Medical Systems dan Philips Domestic Appliances and Personal Care. Tapi sayangnya tidak semua orang tahu kalau Philips ini berasal dari Belanda dan masih banyak yang mengidentikkannya sebagai pabrik lampu semata. Inilah sedikit ulasannya.

Gerard Philips

The Philips Company didirikan pada tahun 1891 oleh Gerard Philips. Didanai oleh ayahnya, Frederik—yang berprofesi sebagai seorang banker, Gerard memulai pembangunan pabrik kecilnya di kota Eindhoven dan memproduksi lampu karbon serta berbagai perangkat elektronik. Setelah melalui tahun-tahun pertama yang sulit, Gerard mengajak adiknya Anton untuk bergabung menyelamatkan Philips yang saat itu berada di jurang kebangkrutan. Walaupun berlatar pendidikan insinyur, Anton bekerja sebagai sales representative. Ia kemudian sukses menghasilkan ide-ide inovatif bagi perkembangan Philips hingga menjadi perusahaan elektronik multinasional paling disegani di Belanda.
Produk pertamanya ialah bola lampu dan alat elektronik lainnya. Pabrik pertamanya kini menjadi museum. Tidak hanya memproduksi lampu, Philips mulai memproduksi perangkat elektronik seperti alat cukur elektrik, radio, televisi tabung, tape, kaset, CD, dan sikat gigi elektrik. Karena derasnya kebutuhan akan perangkat rumah tangga elektronik dari seluruh dunia, pusat produksi dan head office Philips mulai berdiri di berbagai negara seperti di Amerika Serikat, Australia, China, India, Brazil, dan negara-negara lainnya termasuk Indonesia. Seiring inovasi yang dilakukan terus menerus, Philips mengklasifikasikan produknya menjadi 3 kategori, yaitu peralatan rumah tangga, lampu, dan peralatan kesehatan.

Peralatan Rumah Tangga
Dimulai dari vacuum cleaner sederhana, Philips kemudian memperkenalkan produk-produk yang mempermudah pekerjaan rumah tangga lainnya seperti alat cukur elektrik, radio dengan built-in loudspeakertape, dan stirling engine. Peralatan-peralatan elektronik sederhana tersebut lalu menjadi perintis penemuan perangkat elektronik rumah tangga lainnya, baik yang dikembangkan sendiri oleh Philips maupun oleh perusahaan lain. 

Lampu 
Sebagai produk pertama yang membuat namanya mendunia, Philips terus melakukan inovasi terhadap produk andalannya ini. Jika dulu Philips menjadi pionir dalam mengembangkan bulb lamp atau lampu pijar, kini Philips menjadi pelopor dalam produksi lampu LED (light-emitting diode) atau lampu hemat energi. Pada tahun 2011, Philips meraih hadiah 10 juta USD pada L-Prize competition yang diselenggarakan oleh US Department of Energy. Philips berhasil memproduksi lampu hemat energi dengan efisiensi terbaik untuk lampu standar 60 watt.

Tugu Surabaya

Pada April 2013, Philips bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya untuk menerangi Tugu Pahlawan Surabaya dengan warna-warni lampu LED yang hemat energi hingga 80%. Dalam penerangan Tugu Surabaya ini, Pemkot Surabaya cukup mengeluarkan anggaran Rp9 juta/tahun untuk pemakaian 2.400 watt/tahun, berbeda dengan penggunaan lampu biasa atau HID yang sebelumnya menghabiskan 8.000 hingga 10.000 watt/tahun sehingga Pemkot bisa menghabiskan anggaran Rp36 juta/tahun.
Pada acara yang bertemakan Kota Terang Hemat Energi (KTHE) ini, Philips juga memperkenalkan lampu LED yang tahan hingga 15 tahun dan hemat energi sampai 85% untuk konsumen rumah tangga sebagai pengganti bohlam lampu sebelumnya/lampu pijar. 

Peralatan Kesehatan

Perkembangan di bidang kesehatan memacu Philips untuk mengembangkan alat-alat kesehatan mutakhir, baik untuk deteksi maupun pengobatan penyakit seperti mammogram dengan radiasi dosis rendah, ultrasonografi (USG), MRI, PET/CT, hingga mengembangkan teknik operasi tanpa sayatan. Teknologi tersebut sudah banyak diadaptasi oleh berbagai negara, diantaranya Amerika Serikat dan Uni Emirat Arab. WHO pun memberi rekomendasi kepada Belanda untuk terus mengembangkan teknologi dan inovasinya dalam bidang kesehatan. 



Sumber :
http://my45travel.blogspot.com/2013/05/philips-dari-belanda-menerangi-dunia.html
http://bagusjefftesavenes.blogdetik.com/2011/08/11/ceo-philips-%E2%80%93-gerard-kleisterlee/

" SEJARAH PERKEMBANGAN KOMUNIKASI "


Pernahkah Anda bayangkan, apa jadinya jika sejarah perkembangan komunikasi sama sekali tidak pernah terjadi? Bagaimana caranya seseorang menyampaikan keinginannya terhadap sesuatu kepada orang lain jika keberadaan komunikasi tidak pernah hadir. Rasanya sulit sekali membayangkan hal tersebut bukan?

Untung saja, manusia sebagai mahluk sosial yang memiliki keunggulan akal dibanding mahluk tuhan lainnya memiliki cara pintar untuk saling memahami satu sama lain. Ya, komunikasi. Sejarah perkembangan komunikasi terus mengalami perubahan di setiap masa. Mulai zaman prasejarah hingga era modern seperti saat ini.

Di setiap zaman, manusia punya model komunikasi yang berbeda sesuai perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan. Untuk mempelajari sejarah perkembangan komunikasi, kita perlu tahu apa yang sudah dihasilkan manusia pada waktu itu. Sejarah perkembangan komunikasi sangat dipengaruhi oleh peradaban ilmu pengetahuan. Kemajuan teknologi informasi ataupun media-media komunikasi yang diciptakan manusia menjadikan komunikasi memiliki pola yang berbeda. Perbedaan pola itu bisa berupa efektivitas maupun efisiensi komunikasi.

Nah, ingin tahu bagaimana sejarah perkembangan komunikasi dari masa ke masa? Apa saja kemajuan komunikasi yang dimiliki suatu masa dibanding dengan masa sebelumnya? Berikut adalah uraiannya..

1. Sejarah Perkembangan Komunikasi - Komunikasi Manusia Prasejarah

Sejarah perkembangan komunikasi berawal dari zaman manusia pra sejarah. Ya. meskipun pada saat itu manusia belum mengenal tulisan, apalagi menemukan berbagai alat komunikasi yang super canggih seperti saat ini, namun komunikasi sudah terjalin. Lantas, bagaimana manusia prasejarah menjalin komunikasi antarsesama pada saat itu?

Manusia prasejarah adalah masa manusia belum bisa menciptakan tulisan. Ilmu pengetahuan dan teknologi masih bersifat natural dan manual. Natural artinya manusia masih sangat bergantung kepada alam untuk bertahan hidup. Sementara manual, berarti manusia masih menggunakan tenaga tubuh, baik tenaga hewan maupun manusia, untuk menghasilkan sesuatu.

Untuk berhubungan atau berkomunikasi dengan manusia lainnya, mereka menggunakan simbol-simbol, gambar, gerak tubuh, isyarat, suara teriakan, dan cara manual lainnya. Contohnya, bila terjadi suatu bahaya, untuk memberitahukan kepada manusia lain dilakukan dengan teriakan. Teriakan itu dilakukan secara bersambung dari satu manusia diteruskan oleh manusia lain yang berada di tempat lain. Cara-cara tersebut merupakan awal mula lahirnya sejarah komunikasi dalam kehidupan manusia.

Sejarah perkembangan komunikasi pada zaman prasejarah tidak hanya melalui simbol-simbol saja. Media komunikasi melalui patung pun dapat terlihat pada masa kebudayaan Paleolitik muda. Paleotik muda memiliki empat periode kebudayaan, yaitu Aurignacian, Gravettian, Solutrean, dan Magdalena. Pada masa Aurignacian, belum ditemukan gambar atau lukisan di gua. Namun, pada masa ini, sudah ditemukan manik-manik kecil dari gading, patung-patung hewan dan manusia yang dikuir pada sebuah gading.

2. Sejarah Perkembangan Komunikasi - Retorika Komunikasi Yunani Kuno

Sejarah perkembangan komunikasi tidak terhenti pada zaman prasejarah saja. Zaman Yunani kuno pun memiliki cerita tersendiri mengenai sejarah perkembangan komunikasi dari masa ke masa. Ya, perkembangan komunikasi selalu dikaitkan dengan peggunaan retorika di zaman Yunani. Pada masa inilah, komunikasi digunakan sebagai alat persuasif menggunakan teknik retorika. Ada yang mencatat bahwa sebenarnya penggunaan retorika telah ada sejak zaman kebudayaan Mesir Kuno. Tokoh yang menggunakannya adalah Kagemi dan Ptah-Hotep.

Akan tetapi, pada masa Yunani Kunolah, tradisi retorika menjadi suatu yang sistematis dan terorganisasi. Dengan kata lain sejarah mencatat bahwa sejarah perkembangan komunikasi dengan tradisi retorika berasal dari kebudayaan Yunani Kuno. Kata retorika sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu rhetor,  yang artinya 'orator' atau bisa juga 'teacher'. Retorika adalah suatu teknik komunikasi untuk membujuk atau merayu secara persuasif untuk menghasilkan bujukan melalui karakter pembicara, emosional ataupun logo.

Berdasarkan sejarah perkembangan komunikasi yang tersurat, penggagas komunikasi retorika zaman Yunani kuno adalah seorang pemikir atau filosof bernama Aristoteles. Menurut Aristoteles, retorika mencakup tiga unsur, yaitu ethos (kredibilitas komunikator), pathos (hal yang menyangkut emosi atau perasaan), dan logos (hal yang menyangkut fakta). Pokok-pokok pemikiran Aristoteles mengenai retorika dikembangan oleh Cicero dan Quintilian yang menyusun aturan retorika menjadi lima unsur.

3. Sejarah Perkembangan Komunikasi - Komunikasi Sebagai Ilmu di Abad Pertengahan

Berhentikah perkembangan komunikasi setelah eranya Aristoteles, Cicero, dan Quintilian? Tentu saja tidak. Sejarah perkembangan komunikasi masih memiliki cerita tersendiri di abad pertengahan. Bahkan, ada hal yang jauh lebih menarik yang terjadi dengan perkembangan komunikasi di abad pertengahan ini.

Ya, pada abad pertengahanlah komunikasi untuk pertama kalinya dikembangkan sebagai bagian dari ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan mulai berkembang pada era ini. Tak hanya itu, penemuan mutakhir yang sangat mempengaruhi sejarah perkembangan komunikasi manusia pada abad pertengahan adalah ditemukannya telepon, telegrap, radio, dan televisi.

Berbagai ilmu komunikasi mulai dibahas dan dikembangan. Akibat munculnya teknologi-teknologi mutakhir, dipelajarilah penggunaan komunikasi dengan teknologi tersebut. Ahli komunikasi mulai membuat teori-teori berkenaan dengan komunikasi. Misalnya, bagaimana mempelajari keterampilan berkomunikasi, dan strategi komunikasi instruksional.

Ya, sejarah perkembangan komunikasi pada abad pertengahan seolah mendapatkan tempat yang sudah seharusnya ditempati. Tempat tertinggi dalam kehidupan bermasyarakat. Komunikasi adalah awal tercipta dan terjalinnya suatu hubungan baik antara satu manusiadengan manusia lainnya, antara satu negara dengan negara lainnya, dan hubungan lain yang jauh lebih bermanfaat lainnya.

4. Sejarah Perkembangan Komunikasi - Kemajuan Komunikasi Era Modern

Seperti yang sudah disinggung di atas, sejarah perkembangan komunikasi tidak akan pernah bisa dilepaskan dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih dari masa ke masa. Sejak 1960an hingga sekarang, teknologi semakin berkembang pesat. Berbagai media komunikasi yang canggih diciptakan oleh manusia. Penemuan media-media digital menjadikan segala aktivitas berjalan semakin efektif dan efisien. Rogers (1986) berpendapat bahwa sejak 1950, perkembangan studi komunikasi sebagai suatu disiplin telah memasuki periode take off (tinggal landas).

Sejarah perkembangan komuniukasi mencapai puncak kejayaannya pada era modern saat ini. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, seperti diciptakannya komputer, laptop, handphone, menjadikan komunikasi memiliki pola yang berbeda. Komunikasi bisa dilakukan lebih efisien dan efektif. Selain itu, pola komunikasi yang terjadi saat ini mempengaruhi nilai-nilai sosial yang ada.

Ada satu pendapat yang harus dicermati bahwa sejarah perkembangan komunikasi era Yunani Kuno atau retorika terputus sampai abad ke-19. Alasanya adalah dari zaman Yunani Kuno hingga abad ke-19 (era pertengahan) punya rentang waktu yang cukup jauh, yaitu sekitar 1400 tahun. Pendapat tersebut tidak sepenuhnya benar.

Pada abad pertengahan, aktivitas retorika masih dilakukan pada zaman pertengahan, yaitu dengan merebaknya penyebaran agama oleh para Nabi dan pesyiar agama. Selain itu, fenomena komunikasi berkembang dan tercatat kembali saat ditemukan mesin cetak oleh Gutenberg pada 1457. Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa mata rantai sejarah perkembangan komunikasi tidak pernah mengalami masa vakum ataupun terputus.


Mungkin, Anda semua bisa jadi saksi mengenai sejarah perkembangankomunikasi dari masa ke masa, terlebih pada era modern ini, di mana Anda adalah para pelaku dan penikmat perkembangan komunikasi tersebut. Bagaimana mudahnya seseorang menjalin komunikasi dengan orang lain di era ini. Jarak bukanlah halangan untuk menjalin komunikasi di era modern.

Hai.. Apa kabar para pembaca? Sehubungan dengan cuaca akhir-akhir ini tidak menentu saya harap kalian semua selalu diberikan kesehatan melimpah ya. Aamiin.. :)

Tugas softskill yang saya dapat dari dosen kali ini adalah apa organisasi yang ingin saya buat/dirikan ketika setelah lulus dari Universitas Gunadarma ini? Hmm.. Sebenernya saya bingung organisasi apa yang akan saya buat? Organisasi apa yang saya bentuk? atau organsasi apa yang akan saya dirikan setelah lulus dari Universitas ini?

Belum pernah terpikirkan oleh saya untuk membuat sebuah organisasi ketika lulus nanti. Ya.. itu kan hanya belom, berarti akan terpikirkan suatu saat nanti. Dan tugas kali ini memaksa saya untuk berpikir tentang hal tersebut.  Oh, mungkin lebih tepatnya berangan-angan kali ya? Hihi..

Membuat sebuah organisasi itu tidak semudah yang dipikirkan orang-orang. Memang benar, mengumpulkan dua orang atau lebih dengan suatu tujuan yang sama sudah bisa membuat suatu organisasi. Namun menurut saya, itu saja bukanlah sesuatu yang bisa dijadikan dasar untuk membuat sebuah organisasi.

Oh iya, sebelumnya saya ingin menjelaskan terlebih dahulu mengenai perbedaan organisasi dengan komunitas. Karena mungkin sebagian orang masih ada yang menganggap organisasi dengan komunitas itu sama. Namun, menurut yang saya dapat dari pengalaman berorganisasi di himpunan saya, yaitu HIMSI (Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi) antara organisasi dengan komunitas itu beda tipis. Kalau organisasi adalah suatu wadah penampung apirasi masyarakat di lingkupnya, yang mempunyai kestrukturan (pengurus), AD dan ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga)  untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Sedangkan komunitas adalah sekumpulan orang yang mempunyai tujuan yang sama, dalam arti lebih menekankan pada niat dan hobi yang sama dari anggota-anggotanya.

Oke, sekarang kembali ke pertanyaan organisasi semacam apa sih yang akan saya dirikan/bentuk setelah saya lulus nanti? 
Saya ingin membentuk sebuah organisasi sosial yang berorientasi di bidang pendidikan. Ya.. walaupun pada dasarnya saya tidak berminat untuk mengajar ataupun menjadi seorang tenaga pengajar. Namun, keinginan untuk mendirikan sekolah itu ada di benak saya.

Masih ada sekolah yang tidak mengedepankan kemampuan yang dimiliki anak didiknya, tetapi hanya mementingkan/melihat dari segi finansialnya mereka saja. Banyak anak-anak yang pintar ataupun berprestasi tidak mendapatkan apa yang seharusnya mereka dapatkan. Malah justru banyak dari mereka yang harus berhenti sekolah karena tidak mempunyai biaya. Itu yang menjadi salah satu alasan saya untuk mendirikan sebuah sekolah untuk anak-anak yang kurang mampu. Saya juga ingin membuat anak-anak itu mengetahui kemampuan masing-masing dari diri mereka sendiri dan membantu mengarahkan mereka untuk mengembangkan kemampuannya tersebut di sekolah. Karena banyak anak-anak di Indonesia ini yang tidak bisa melihat atau mengetahui kemampuan diri sendiri.

Hmm.. Sepertinya cukup sampai disini saja tulisan yang saya buat kali ini. Tidak terasa sudah dua halaman pada Ms.Word, saya membuat tulisan ini. Ya.. mungkin ini cukup  memuaskanlah untuk saya yang tidak hobi menulis. Hehe..
Pernah suatu ketika saya membaca sebuah kalimat yaitu "Kita bisa karena terbiasa, dan kita terbiasa karena dipaksa".
Jadi apa salahnya kita melakukan sesuatu yang belom pernah ataupun tidak mau kita coba, jika memang itu baik untuk diri kita..

Sampai jumpa pada tulisan-tulisan saya selanjutnya.. :)          

Organisasi Internasional
Organisasi internasional adalah suatu organisasi yang dibuat oleh anggota masyarakat internasional secara sukarela atau atas dasar kesamaan yang bertujuan menciptakan perdamaian dunia dalam tata hubungan internasional.
Sekitar empat dekade yang lalu, organisasi internasional identik dengan sudut pandang government-oriented karena dalam melakukan hubungan internasional yang berperan aktif adalah aktor negara yang dalam hal ini merupakan perwakilan resmi dari sebuah negara. Namun, ternyata pola diplomasi abad 21 sangat berbeda dengan masa-masa empat dekade yang lalu karena saat ini peran aktor-aktor non negara juga sangat aktif seperti Multi National Corporations (MNCs), individu, dan International Non-Governmental Organizations (InGOs). Atas dasar hal-hal di atas, klasifikasi organisasi internasional pun menjadi beragam sesuasi dengan tujuannya ada yang yang berorientasi umum dan ada pula yang lebih khusus.
Faktor-faktor lain yang diasosiasikan dengan kebanyakan organisasi internasional :
1) Institusi mereka biasanya terdiri dari pertemuan paripurna dari keseluruhan anggota (biasa disebut majelis atau konferensi)
2) Sebuah pertemuan secara teratur oleh segelintir anggota (biasanya berkaitan dengan power pada organisasi tersebut)
3) Sebuah sekretariat permanen untuk mendukung kegiatan administratif organisasi internasional tersebut.
Bagaimanapun juga keberadaan organisasi internasional ini pasti bertujuan untuk memberikan keuntungan pada anggotanya. Tujuan dari organisasi internasional bisa sangat umum dan luas bisa pula lebih spesifik dan tertentu, begitu pula dengan aktivitasnya yang pasti berkenaan dengan tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya.
Salah satu contoh dari organisasi internasional :
Ø PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa)
Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB (United Nations atau UN) adalah sebuah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, pengamanan internasional, lembaga ekonomi, dan perlindungan sosial. Perserikatan Bangsa-bangsa didirikan di San Fransisco pada tanggal 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks di Washington DC, namun sidang umum yang pertama dihadiri wakil dari 51 negara dan baru berlangsung pada 10 Januari 1946 (di Church House, London). Dari 1919 hingga 1946, terdapat sebuah organisasi yang mirip, bernama Liga Bangsa-bangsa, yang bisa dianggap sebagai pendahulu PBB. Sejak didirikan di San Fransisco pada 24 Oktober 1945, sedikitnya 192 negara menjadi anggota PBB. Semua negara yang tergabung dalam wadah PBB menyatakan independensinya masing-masing, selain Vatikan dan Takhta Suci serta Republik Cina (Taiwan) yang tergabung dalam wilayah Cina pada 1971. Hingga tahun 2007 sudah ada 192 negara anggota PBB. Sekretaris Jendral PBB saat ini adalah Ban Ki-Moon asal Korea Selatan yang menjabat sejak 1 Januari 2007.
         Tujuan PBB adalah :        
1) Memelihara perdamaian dan keamanan dunia.
2) Mengembangkan hubungan persahabatan antarbangsa berdasarkan asas-asas persamaan derajat, hak menentukan nasib sendiri, dan tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain.
      3) Mengembangkan kerjasama internasional dalam memecahkan masalah-masalah ekonomi, sosial, budaya, dan kemanusiaan.
4) Menyelesaikan perselisihan dengan cara damai dan mencegah timbulnya peperangan.
5) Memajukan dan menghargai hak asasi manusia serta kebebasan atau kemerdekaan fundamental tanpa membedakan warna, kulit, jenis kelamin, bahasa, dan agama.
6) Menjadikan pusat kegiatan bangsa-bangsa dalam mencapai kerja sama yang harmonis untuk mencapai tujuan PBB.




Referensi :


Organisasi Regional
Organisasi regional mempunyai wilayah kegiatannya bersifat regional, dan keanggotaan hanya diberikan bagi negara-negara pada kawasan tertentu saja. Peran yang dimainkan oleh organisasi-organisasi regional sangat berbeda bergantung pada karakteristik organisasi tersebut. Karakteristik ini dipengaruhi oleh faktor geografis, ketersediaan sumber-sumber dan struktur organisasi. Perbedaan faktor-faktor ini akan mempengaruhi bentuk Organisasi Regional dan organ-organ yang menopangnya. Perbedaan karakter ini juga nantinya akan berpengaruh pada mekanisme dan prosedur penyelesaian konflik yang ditempuh untuk menyelesaikan sengketa antara anggota dalam sebuah Organisasi.
Salah satu peran utama Organisasi Regional adalah untuk menjadi wadah konsultasi, menyelenggarakan dan menyediakan suatu forum negosiasi bagi negara-negara anggota baik dalam situasi konflik maupun dalam kondisi yang berpotensi menimbulkan konflik. Contoh dari organisasi Regional adalah ASEAN dan APEC.

Ø ASEAN
Association of Southeast Asia Nations (ASEAN) merupakan sebuah organisasi geopolitik dan ekonomi dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara, yang didirikan di Bangkok, 8 Agustus 1967 melalui Deklarasi Bangkok oleh Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan negara-negara anggotanya, serta memajukan perdamaian di tingkat regionalnya. Negara-negara anggota ASEAN mengadakan rapat umum pada setiap bulan November.

Prinsip-prinsip utama ASEAN adalah sebagai berikut :
§  Menghormati kemerdekaan, kedaulatan, kesamaan, integritas wilayah nasional, dan identitas nasional setiap negara
§  Hak untuk setiap negara untuk memimpin kehadiran nasional bebas daripada campur tangan, subversif atau koersi pihak luar
§  Tidak mencampuri urusan dalam negeri sesama negara anggota
§  Penyelesaian perbedaan atau perdebatan dengan damai
§  Menolak penggunaan kekuatan yang mematikan
§  Kerjasama efektif antara anggota

Ø APEC
Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) adalah sebuah Organisasi International yang bertujuan untuk meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi dan kesejahteraan serta mempereratkan kerjasama diantara negara-negara anggota yang berada di kawasan Asia Pasifik. APEC didirikan pada tahun 1989 yang diprakarsai oleh 12 negara yang memiliki garis pantai di Samudera Pasifik. Saat ini APEC yang merupakan Forum Ekonomi ini telah memiliki 21 Anggota dan berkantor Pusat di Singapura.




Referensi :

Organisasi Sosial
     Organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri.
     Pada awalnya lembaga sosial terbentuk dari norma-norma yang dianggap penting dalam hidup bermasyarakatan. Terbentuknya lembaga sosial berawal dari individu yang saling membutuhkan, kemudian timbul aturan-aturan yang disebut dengan norma kemasyarakatan. Lembaga sosial sering juga dikatakan sebagai sebagai pranata sosial. Contoh dari organisasi Sosial dalam masyarakat adalah Rukun Tetangga (RT).

Ø Rukun Tetangga (RT)
     Tujuan dari pembentukan organisasi ini adalah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sekitarnya. Misalnya, pelayanan pembuatan KTP, atau urusan administrasi lainnya.
     Rukun Tetangga (RT) adalah pembagian wilayah di Indonesia di bawah Rukun Warga. Rukun Tetangga bukanlah termasuk pembagian administrasi pemerintahan, dan pembentukannya adalah melalui musyawarah masyarakat setempat dalam rangka pelayanan kemasyarakatan yang ditetapkan oleh Desa atau Kelurahan. Rukun Tetangga dipimpin oleh Ketua RT yang dipilih oleh warganya. Sebuah RT terdiri atas sejumlah rumah (kepala keluarga).
     Rukun tetangga merupakan organisasi masyarakat yang diakui dan dibina oleh pemerintah untuk memelihara dan melestarikan nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia yang berdasarkan kegotongroyongan dan kekeluargaan serta untuk membantu meningkatkan kelancaran tugas pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di desa dan kelurahan. Setiap RT sebanyak-banyaknya terdiri dari 30 Kepala Keluarga untuk Desa dan sebanyak-banyaknya 50 KK untuk kelurahan yang dibentuk berdasarkan Permendagri No.7/1983 tetang Pembentukan RT dan RW.




Referensi :

Holding Company
Holding company adalah penggabungan suatu badan usaha dengan badan usaha yang lain dengan cara membeli sebagian besar saham (sero) dari beberapa badan usaha. Jadi holding company menguasai beberapa badan usaha, karena ia membeli sebagian besar saham dari setiap badan usaha yang bergabung. Badan usaha yang membeli sebagian besar saham perusahaan dapat mempengaruhi perusahaan di bidang pemasaran dan keuangan. Secara hukum badan usaha-badan usaha tersebut masih berdiri sendiri, namun karena sebagian besar sahamnya dikuasai oleh holding company, maka secara automatis pimpinan dari setiap badan usaha yang bergabung berada di tangan holding company.

Contoh organisasi niaga dalam bentuk Holding Company :
PT Semen Gresik Tbk membentuk perusahaan induk (holding company) bagi Semen Gresik, Semen Padang, dan Semen Tonasa. Permodalan Semen Gresik masih yang paling kuat, sedangkan pertumbuhan kinerja Semen Padang dan Tonasa berada di peringkat terbawah sehingga PT Semen Gresik Tbk melakukan Holding company untuk meningkatkan kinerja perusahaannya.


Referensi :

Kartel
Kartel adalah bentuk kerja sama antara beberapa perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha yang sama dengan tujuan untuk meningkatkan keuntungan, memperkecil kondisi persaingan, dan memperluas atau menguasai pasar. Macam-macam kartel yang sering dijumpai antara lain :
1)  Kartel wilayah adalah penggabungan yang didasarkan pada perjanjian pembagian wilayah atau daerah penjualan dan pemasaran barangnya.
2)  Kartel produksi adalah penggabungan yang bertujuan untuk menyelenggarakan produksi bersama secara massal, tetapi masing-masing perusahaan ditetapkan batas jumlah produksi yang diperbolehkan (kuota produksi).
3)  Kartel bersyarat atau kartel kondisi adalah penggabungan dengan menetapkan syarat-syarat penjualan, penyerahan barang, dan penetapan kualitas produksi.
4)  Kartel harga adalah penggabungan dengan menetapkan harga minimum dari produk yang dihasilkan masing-masing anggota.
5)  Kartel pembelian dan penjualan adalah penggabungan untuk pembelian dan penjualan hasil produksi, agar tidak terjadi persaingan.

Contoh organisasi niaga dalam bentuk kartel :
Di Indonesia, kerjasama dalam bentuk kartel terjadi pada PT Semen Gresik, PT Holcim Indonesia dan PT Indocement, yang menguasai 88% pangsa pasar dan mampu untuk mengontrol harga semen di dalam negeri.


Referensi :

Trust/Merger


Trust adalah peleburan beberapa badan usaha menjadi sebuah perusahaan yang baru, sehingga diperoleh kekuasaan yang besar dan monopoli. Contoh: Bank Mandiri merupakan gabungan dariBank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Pembangunan Indonesia, Bank Ekspor Impor Indonesia. Trust dapat bersifat integrasi atau pararelisasi. Trust yang bersifat integrasi adalah gabungan badan usaha-badan usaha yang mempunyai proses produksi berurutan (kolom/lajur perusahaan). Sementara trust pararelisasi adalah gabungan badan usaha-badan usaha yang menghasilkan atau menjual barang sejenis maupun berlainan. Pada umumnya, trust bersifat merugikan konsumen, karena salah satu tujuan penggabungan tersebut adalah untuk mendapatkan kedudukan monopoli, sehingga akan mempengaruhi harga. Harga dalam pasar monopoli tidak terjadi atas keseimbangan antara penawaran dan permintaan namun ditentukan produsen sesuai dengan kemauan mereka sendiri. Salah satu contoh organisasi niaga berbentuk Trust adalah Bank Mandiri..

Ø Bank Mandiri
PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. adalah bank yang berkantor pusat di Jakarta, dan merupakan bank terbesar di Indonesia dalam hal aset, pinjaman, dan deposit. Bank ini bersdiri pada tanggal 2 Oktober 1998 sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia. Pada bulan Juli 1999, empat bank milik pemerintah yaitu, Bank Bumi Daya (BBD), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim) dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo), digabngkan ke dalam Bank Mandiri.



Referensi :

Pada postingan sebelumnya sudah dibahas mengenai PT, CV, Firma dan Koperasi. Sekarang saya ingin melanjutkan menjelaskan salah satu bentuk organisasi dari jenis organisasi niaga, yaitu Join Venture..

Joint Venture/Perusahaan Patungan
Perusahaan patungan adalah sebuah kesatuan yang dibentuk antara 2 pihak atau lebih untuk menjalankan aktivitas ekonomi bersama. Pihak-pihak itu setuju untuk berkelompok dengan menyumbang keadilan kepemilikan, dan kemudian saham dalam penerimaan, biaya, dan kontrol perusahaan. Perusahaan ini hanya dapat untuk proyek khusus saja, atau hubungan bisnis yang berkelanjutan seperti perusahaan patungan Sony Ericsson. Ini terbalik dengan persekutuan strategi, yang tak melibatkan taruhan keadilan oleh pesertanya, dan susunannya kurang begitu sulit. Frase ini umumnya merujuk pada tujuan kelompok dan bukan jenis kelompok. Kemudian, perusahaan patungan bisa berupa badan hukum, kemitraan, LLC, atau struktur resmi lainnya, bergantung pada jumlah pertimbangan seperti pertanggung-jawaban pajak dan kerugian.


Alasan pembentukan joint venture dapat dibagi menjadi 3 yaitu, alasan internal (seperti membangun kekuatan perusahaan atau menambah akses ke sumber daya keuangan), tujuan persaingan (Mempengaruhi evolusi struktural industri, penciptaan unit kompetisi yang kuat), dan Tujuan strategi.

Ø PT. GarudaFood
     Di tingkat nasional, GarudaFood dinilai positif dan dianggap sebagai salah satu perusahaan makanan dan minuman yang dikagumi. Survei dilakukan oleh Frontier dan Majalah BusinessWeek Indonesia di Jakarta dan Surabaya pada 2005 – 2011 hal tersebut menunjukkan bahwa GarudaFood  berhasil berada di posisi ketiga dan posisi ke-2 dalam makanan & kategori di 2012-2013 dari Indonesia Most Admired Company (IMAC) GarudaFood juga aktif melakukan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bawah bendera GarudaFood Sehati.
       Untuk mempercepat pencapaian visinya, pada 2011 GarudaFood Group mendirikan perusahaan Join Venture difokuskan pada pengembangan minuman bekerjasama dengan Suntory Beverage & Food di  divisi minuman non-alkohol.


Referensi :